Benchmarking ke Best Practice di Universitas Syiah Kuala Aceh
  • Administrator Perpustakaan UBT
  • 25/10/2018
  • 21

Universitas Borneo Tarakan melaksanakan salah satu program kerjanya pada tahun 2018 yaitu melakukan Benchmarking ke UPT.Perpustakaan Unsyiah pada Rabu (24/102018), dimana salah satu agendanya adalah ke UKM Literasi. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperoleh gambaran bagaimana membangun penguatan budaya literasi media dan informasi dikalangan mahasiswa. “Kali ini kami khusus memilih Unsyiah karena berbagai alasan, diantaranya akreditasi Universitas A, Perpustakaan yang telah memiliki beberapa sertifikasi ISO dan juga Perpustakaan Unsyiah satu-satunya di Indonesia yang memiliki UKM Literasi Informasi. Ini adalah kali pertama saya ke Perpustakaan Unsyiah, dan menurut saya Perpustakaan Unsyiah sangat luar biasa” ujar Armansyah., S.Pi., M.Si Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasamasa Universitas Borneo Tarakan. “Ini perpustakaan yang menurut saya patut untuk dijadikan referensi. Karena dari pagi saya disini sampai siang hari ini, dari lantai atas sampai bawah ternyata mahasiswanya penuh di setiap meja-meja. Hal ini membuktikan bahwa tata kelola perpustakaannya sangat baik, dimana mahasiswa betah dan tertarik untuk ke perpustakaan. Terlebih ada UKM Literasi Informasi, wah ini referensi yang luar biasa”, lanjutnya. Ia juga mengatakan bahwa ia melihat mahasiswa Unsyiah sangat kreatif dan punya inovasi. Kesan yang ia dapatkan dari Mahasiswa Unsyiah adalah terkesan santai namun serius. Ia berharap agar mahasiswa Unsyiah untuk dapat terus berprestasi dan menjadi generasi yang terbaik bagi bangsa.

“Nindya Adiasti, S.Pd., M.Pd Kepala Pusat Mata Kuliah Wajib Universitas Borneo Tarakan: "UPT.Perpustakaan Unsyiah Perfect” “Kesan saya saat datang ke Unsyiah ini adalah tercengang, karna saat saya melihat universitasnya sangat damai, suasana akademik antara mahasiswa terjalin dengan baik, suasana keagamaannya sangat-sangat terlihat, saya juga sangat kagum terhadap UPT.Perpustakaan Unsyiah”, ungkapnya “Menurut saya UPT.Perpustakaan Unsyiah sangat perfect, Perpustakaan Unsyiah sangat berbeda dengan Perpustakaan disana, di mana saya melihat mahasiswa yang datang ke perpustakaan ini selalu penuh dan banyak kegiatan-kegiatan yang mengispirasi supaya karakter mahasiswa terbentuk”, lanjutnya. Ia juga mengatakan bahwa hal yang dapat menjadi pelajaran dari Unsyiah adalah seharusnya yang menggerakkan dan memajukan Universitas itu adalah mahasiswa, bukan dosen, karena elemen yang paling banyak di sebuah universitas itu adalah mahasiswa. Oleh karena itu, Perpustakaan Unsyiah sangat sukses dalam merangkul mahasiswa dan menggabungkannya dalam satu wadah yaitu UKM Literasi (Librisyiana, Darussalam)

Tags: Share:

Kontributor

Administrator Perpustakaan UBT


Selengkapnya

-- Komentar ditutup --